
Sedang Mencari Pondok Pesantren Terbaik untuk Putra-Putri Anda?
Menentukan pondok pesantren bukan sekadar memilih tempat belajar, tetapi memilih lingkungan terbaik untuk membentuk akhlak, karakter, ilmu, dan masa depan anak. Di tengah banyaknya pilihan pondok pesantren di Jakarta, orang tua tentu menginginkan lembaga pendidikan yang mampu menyeimbangkan pendidikan agama, akademik, keterampilan, dan pembinaan karakter.
Pondok Pesantren Al Washilah Jakarta hadir sebagai pesantren salaf modern yang memadukan pendidikan formal, pendidikan kepesantrenan, pembinaan akhlak, dan pengembangan keterampilan dalam lingkungan Islami yang nyaman, aman, dan kondusif.
Alhamdulillah, 77% lulusan Angkatan 2025 berhasil diterima di Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Prestasi ini menjadi bukti bahwa pendidikan di Al Washilah mampu melahirkan generasi yang unggul dalam ilmu agama sekaligus siap bersaing di dunia akademik.
📢 Penerimaan Santri Baru (PSB) Tahun Ajaran 2026/2027 Gelombang 2 Masih Dibuka.
Daftar Online : DISINI
Hubungi Admin WhatsApp : 08989156443
Mengapa Memilih Pondok Pesantren Al Washilah Jakarta?
- Memadukan sistem pesantren salaf dan pendidikan modern.
- Pendidikan formal dan diniyah berjalan seimbang.
- Pembinaan akhlak selama 24 jam.
Dibimbing para kiai, ustaz, dan guru berpengalaman. - Lingkungan Islami yang aman dan nyaman.
- Tradisi keilmuan Ahlussunnah wal Jama’ah yang terjaga.
- Prestasi lulusan yang membanggakan.
Biaya pendidikan yang terjangkau. - Lokasi strategis di Jakarta Barat.
Profil Pondok Pesantren Al Washilah
Yayasan Pondok Pesantren Al Washilah berdiri pada tahun 1985, berlokasi di Jl. Kampung Baru No. 20 RT 002/010, Kelurahan Kembangan Utara, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat. Berdiri di atas lahan ±6.000 m², pesantren ini telah memiliki legalitas resmi dari berbagai instansi pemerintah.
Pada awal berdirinya, Al Washilah berfokus pada pendidikan non-formal seperti Majelis Ta’lim, Kuliah Ramadhan, serta kegiatan keislaman seperti festival qasidah dan pembinaan umat.
Seiring perkembangan zaman dan kebutuhan umat, pada tahun 1988 mulai didirikan lembaga pendidikan formal dari tingkat TK, RA, MTS, SLTP, SLTA (SMK)….
Baca Selengkapnya DISINI
Jenjang Pendidikan
Pondok Pesantren Al Washilah menyediakan jenjang pendidikan yang lengkap sehingga orang tua dapat merencanakan pendidikan anak secara berkesinambungan dalam satu lingkungan pesantren.
Raudhatul Athfal (RA)
Jenjang pendidikan usia dini yang berfokus pada pembentukan karakter, pengenalan nilai-nilai Islam, pembiasaan ibadah, serta pengembangan kemampuan dasar anak.
Akreditasi: A
Madrasah Tsanawiyah (MTs)
Jenjang pendidikan menengah pertama berbasis madrasah yang memadukan ilmu agama dengan ilmu umum.
Akreditasi: A
Sekolah Menengah Pertama (SMP)
Pendidikan formal tingkat SMP dengan penguatan karakter, akademik, dan pembinaan keagamaan.
Akreditasi: A
Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)
SMK Al Washilah membekali santri dengan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.
Program Keahlian:
Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ)
Otomatisasi dan Tata Kelola Perkantoran (OTKP)
Akreditasi: B
Madrasah Diniyah
Madrasah Diniyah menjadi pondasi utama dalam memperkuat ilmu-ilmu keislaman seperti aqidah, fiqih, akhlak, nahwu, sharaf, tajwid, serta kajian kitab kuning.
Dengan sistem pendidikan yang terpadu, santri memperoleh keseimbangan antara ilmu agama dan ilmu umum sehingga siap melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi maupun berkiprah di tengah masyarakat.
Program Unggulan Pondok Pesantren Al Washilah Jakarta
Salah satu keunggulan Pondok Pesantren Al Washilah Jakarta adalah hadirnya berbagai program unggulan yang dirancang untuk membentuk santri yang berilmu, berakhlakul karimah, mandiri, serta siap menjadi generasi muslim yang mampu berkontribusi bagi agama, bangsa, dan masyarakat.
Program-program ini tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga menanamkan nilai-nilai spiritual, kepemimpinan, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kecintaan kepada ajaran Islam. Melalui perpaduan pendidikan formal dan kepesantrenan, setiap santri mendapatkan pengalaman belajar yang utuh dan seimbang.
Muhadhoroh: Melatih Public Speaking, Kepemimpinan, dan Dakwah
Muhadhoroh merupakan salah satu program unggulan yang bertujuan melatih kemampuan santri dalam berbicara di depan umum. Kegiatan ini dilaksanakan secara rutin sehingga setiap santri memiliki kesempatan untuk tampil menyampaikan pidato, ceramah, kultum, maupun materi keislaman di hadapan guru dan teman-temannya.
Melalui Muhadhoroh, santri belajar menyusun materi, menyampaikan gagasan dengan bahasa yang baik, serta membangun rasa percaya diri. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk melatih jiwa kepemimpinan, kemampuan berkomunikasi, serta keterampilan berdakwah yang sangat dibutuhkan ketika mereka kembali ke tengah masyarakat.
Manfaat yang diperoleh santri melalui program Muhadhoroh antara lain:
Meningkatkan kemampuan berbicara di depan umum (public speaking).
Menumbuhkan rasa percaya diri.
Melatih kepemimpinan dan tanggung jawab.
Membiasakan berpikir sistematis dan kritis.
Menyiapkan santri menjadi dai dan pemimpin umat yang berakhlak mulia.
Pengajian Kitab Kuning: Menjaga Tradisi Keilmuan Islam
Sebagai pesantren salaf modern, Pondok Pesantren Al Washilah tetap mempertahankan tradisi pengajian kitab kuning yang telah menjadi ciri khas pendidikan pesantren di Indonesia.
Santri mempelajari berbagai kitab karya ulama klasik sebagai bekal memahami ilmu-ilmu keislaman secara mendalam, seperti aqidah, fikih, akhlak, tafsir, hadits, nahwu, dan sharaf. Proses pembelajaran dilakukan secara bertahap sesuai tingkat kemampuan santri, sehingga mereka mampu memahami isi kitab sekaligus mengamalkan ilmunya dalam kehidupan sehari-hari.
Pengajian kitab kuning bertujuan untuk:
- Memperkuat pemahaman terhadap ajaran Islam.
- Menanamkan akhlakul karimah.
Membentuk pola pikir yang ilmiah dan moderat. - Menjaga kesinambungan tradisi keilmuan para ulama.
- Membekali santri agar mampu menjawab persoalan keagamaan berdasarkan sumber-sumber yang terpercaya.
Melalui program ini, santri tidak hanya belajar membaca kitab berbahasa Arab tanpa harakat, tetapi juga memahami kandungan ilmunya secara mendalam.
Maulid Barzanji dan Hadiyyuan: Menumbuhkan Cinta kepada Rasulullah ﷺ
Pondok Pesantren Al Washilah membiasakan santri mengikuti kegiatan pembacaan Maulid Barzanji dan Hadiyyuan sebagai bagian dari pembinaan spiritual.
Pembacaan Maulid Barzanji menjadi sarana untuk mengenal lebih dekat perjalanan hidup Rasulullah ﷺ, meneladani akhlaknya, serta menumbuhkan rasa cinta kepada beliau. Sementara itu, Hadiyyuan merupakan tradisi doa yang dipanjatkan sebagai bentuk penghormatan dan ungkapan terima kasih kepada para guru, ulama, orang tua, serta kaum muslimin yang telah berjasa dalam menyebarkan ilmu dan kebaikan.
Melalui kegiatan ini, santri dibiasakan untuk:
- Menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah ﷺ.
- Menghormati guru, orang tua, dan para ulama.
- Membiasakan membaca shalawat.
- Memperkuat ukhuwah Islamiyah.
- Menanamkan adab dalam kehidupan sehari-hari.
Tradisi ini menjadi salah satu kekhasan Pondok Pesantren Al Washilah dalam membentuk pribadi santri yang santun, tawadhu, dan berakhlakul karimah.
Madrasah Diniyah: Pondasi Ilmu Agama yang Kokoh
Madrasah Diniyah merupakan bagian penting dari sistem pendidikan di Pondok Pesantren Al Washilah. Program ini dirancang untuk memperkuat pemahaman santri terhadap ilmu-ilmu dasar keislaman sehingga mereka memiliki fondasi agama yang kokoh.
Materi yang dipelajari meliputi:
- Aqidah.
- Fikih.
- Akhlak.
- Tajwid.
- Al-Qur’an.
- Hadits.
- Nahwu.
- Sharaf.
- Bahasa Arab.
- Doa-doa harian.
Pembelajaran dilakukan secara bertahap sesuai jenjang pendidikan dan kemampuan santri. Selain menguasai teori, santri juga dibimbing untuk mengamalkan ilmu yang dipelajari dalam kehidupan sehari-hari.
Madrasah Diniyah menjadi bekal penting agar santri mampu menjadi pribadi yang beriman, berilmu, serta mampu menghadapi perkembangan zaman tanpa kehilangan jati diri sebagai seorang muslim.
Pembiasaan Ibadah Harian: Membentuk Karakter Muslim yang Berakhlakul Karimah
Di Pondok Pesantren Al Washilah, pendidikan karakter tidak hanya diberikan melalui teori, tetapi juga melalui pembiasaan ibadah yang dilakukan setiap hari.
Seluruh santri dibimbing untuk menjalankan berbagai aktivitas ibadah secara disiplin, antara lain:
- Shalat berjamaah lima waktu.
- Tilawah Al-Qur’an setiap hari.
- Dzikir dan doa bersama.
- Shalat sunnah.
- Membaca wirid.
- Menghafal doa-doa harian.
- Menjaga kebersihan sebagai bagian dari keimanan.
- Membiasakan adab Islami dalam kehidupan sehari-hari.
Pembiasaan ibadah ini bertujuan membentuk karakter santri yang disiplin, bertanggung jawab, jujur, santun, serta memiliki hubungan yang kuat dengan Allah SWT.
Dengan pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan, santri tidak hanya memahami ilmu agama, tetapi juga terbiasa mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Inilah yang menjadi salah satu keunggulan Pondok Pesantren Al Washilah Jakarta dalam mencetak generasi muslim yang siap menghadapi tantangan zaman dengan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Islam.
Melalui seluruh program unggulan tersebut, Pondok Pesantren Al Washilah Jakarta berkomitmen mewujudkan visi pendidikan yang menghasilkan lulusan berprestasi, berakhlakul karimah, memiliki wawasan keislaman yang luas, serta mampu memberikan manfaat bagi agama, bangsa, dan masyarakat.
Ekstrakurikuler: Mengembangkan Bakat dan Minat Santri
Pendidikan yang berkualitas tidak hanya berlangsung di ruang kelas. Pondok Pesantren Al Washilah Jakarta memberikan ruang bagi setiap santri untuk mengembangkan bakat, minat, kreativitas, dan keterampilan melalui berbagai kegiatan ekstrakurikuler yang dilaksanakan secara rutin setiap hari Sabtu siang.
Kegiatan ekstrakurikuler dirancang untuk melatih kerja sama, kepemimpinan, rasa percaya diri, sportivitas, serta kemampuan sosial. Dengan demikian, santri tidak hanya unggul dalam bidang akademik dan keagamaan, tetapi juga memiliki keterampilan yang bermanfaat bagi kehidupan bermasyarakat.
Taekwondo
Ekstrakurikuler Taekwondo bertujuan membentuk santri yang sehat, disiplin, tangguh, dan memiliki kemampuan bela diri yang positif.
Melalui latihan yang terarah, santri belajar mengendalikan emosi, meningkatkan kebugaran jasmani, membangun rasa percaya diri, serta menjunjung tinggi nilai sportivitas dan sikap saling menghormati.
Manfaat yang diperoleh santri antara lain:
- Melatih kedisiplinan.
- Meningkatkan kebugaran fisik.
- Menumbuhkan keberanian.
- Mengembangkan kemampuan bela diri secara positif.
- Membentuk mental yang kuat dan pantang menyerah.
Hadroh
Hadroh menjadi salah satu kegiatan seni Islami yang sangat diminati santri. Melalui lantunan shalawat kepada Rasulullah ﷺ, santri belajar mengekspresikan kecintaan kepada Nabi Muhammad ﷺ sekaligus mengembangkan kemampuan bermusik secara Islami.
Selain melatih kemampuan memainkan alat musik rebana, kegiatan ini juga membangun kekompakan, konsentrasi, dan kerja sama antarsantri.
Palang Merah Remaja (PMR)
PMR bertujuan membentuk santri yang peduli terhadap sesama serta memiliki keterampilan dasar dalam memberikan pertolongan pertama.
Melalui kegiatan ini, santri belajar mengenai kesehatan, kepedulian sosial, kesiapsiagaan, serta pentingnya hidup sehat dan saling membantu ketika terjadi keadaan darurat.
Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra)
Paskibra menjadi sarana pembentukan karakter disiplin, tanggung jawab, kepemimpinan, serta semangat kebangsaan.
Latihan yang rutin membentuk santri menjadi pribadi yang tegas, kompak, percaya diri, serta mampu bekerja sama dalam sebuah tim.
Tari Saman
Tari Saman merupakan salah satu bentuk pelestarian budaya Nusantara yang juga diajarkan kepada santri.
Selain mengembangkan bakat seni, kegiatan ini melatih konsentrasi, koordinasi gerakan, kekompakan, serta rasa percaya diri ketika tampil di hadapan masyarakat.
Marching Band
Ekstrakurikuler Marching Band memberikan kesempatan kepada santri untuk mengembangkan bakat di bidang musik dan seni pertunjukan.
Melalui latihan yang teratur, santri belajar membaca ritme, memainkan alat musik, menjaga kekompakan barisan, serta membangun semangat kerja sama dan disiplin.
Futsal
Futsal menjadi salah satu kegiatan olahraga favorit santri.
Selain menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh, futsal juga mengajarkan sportivitas, strategi bermain, kemampuan berkomunikasi, serta kerja sama dalam mencapai tujuan bersama.
Bola Voli
Ekstrakurikuler Bola Voli menjadi sarana bagi santri untuk mengembangkan kemampuan olahraga sekaligus membangun karakter yang tangguh dan sportif.
Melalui latihan dan pertandingan, santri belajar bekerja sama, menghargai peran setiap anggota tim, meningkatkan konsentrasi, serta membiasakan diri menghadapi tantangan dengan semangat pantang menyerah.
Pendidikan yang Seimbang untuk Masa Depan Santri
Seluruh kegiatan ekstrakurikuler di Pondok Pesantren Al Washilah Jakarta merupakan bagian dari proses pendidikan yang menyeluruh. Setiap santri didorong untuk mengembangkan potensi akademik, keagamaan, keterampilan, olahraga, seni, serta kemampuan sosial secara seimbang.
Dengan pendekatan ini, Pondok Pesantren Al Washilah tidak hanya mencetak lulusan yang cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlakul karimah, jiwa kepemimpinan, kemampuan berkomunikasi, keterampilan hidup, dan kesiapan menghadapi tantangan masa depan.
Melalui pendidikan yang terpadu antara ilmu agama, ilmu pengetahuan, dan pengembangan bakat, Pondok Pesantren Al Washilah Jakarta terus berkomitmen mencetak generasi muslim yang siap menjadi pemimpin, profesional, pendidik, wirausahawan, maupun tokoh masyarakat yang memberikan manfaat bagi umat, bangsa, dan negara.
Prestasi Santri: Bukti Nyata Kualitas Pendidikan Pondok Pesantren Al Washilah Jakarta
Keberhasilan sebuah lembaga pendidikan tidak hanya diukur dari lamanya berdiri, tetapi juga dari kualitas lulusan yang dihasilkan. Pondok Pesantren Al Washilah Jakarta terus berkomitmen meningkatkan mutu pendidikan sehingga mampu mencetak generasi muslim yang unggul dalam ilmu agama, akademik, karakter, serta keterampilan.
Alhamdulillah, salah satu pencapaian yang membanggakan adalah 77% lulusan Angkatan 2025 berhasil diterima di Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Capaian ini menjadi bukti bahwa sistem pendidikan yang diterapkan di Pondok Pesantren Al Washilah mampu mempersiapkan santri untuk bersaing di dunia pendidikan tinggi tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman.
Prestasi tersebut tidak diraih secara instan. Seluruh proses pendidikan dilakukan melalui pembinaan akademik yang terarah, penguatan karakter, pendampingan belajar, pembiasaan disiplin, serta bimbingan spiritual yang berlangsung setiap hari.
Selain prestasi akademik, santri juga aktif mengikuti berbagai kegiatan keagamaan, sosial, seni, olahraga, dan perlombaan yang bertujuan mengembangkan potensi diri secara menyeluruh.
Bagi Pondok Pesantren Al Washilah, keberhasilan seorang santri bukan hanya ketika memperoleh nilai akademik yang tinggi, tetapi juga ketika memiliki akhlakul karimah, mampu menjadi teladan di masyarakat, serta membawa manfaat bagi agama, bangsa, dan negara.
Fasilitas Lengkap dan Nyaman untuk Mendukung Proses Belajar
Lingkungan belajar yang nyaman merupakan salah satu faktor penting dalam menunjang keberhasilan pendidikan. Oleh karena itu, Pondok Pesantren Al Washilah Jakarta menyediakan berbagai fasilitas yang dirancang untuk mendukung perkembangan intelektual, spiritual, fisik, dan keterampilan santri.
Ruang Kelas Modern
Seluruh ruang kelas dirancang agar proses pembelajaran berlangsung dengan nyaman. Suasana belajar yang kondusif membantu santri lebih fokus menerima materi dari guru dan ustadz.
Laboratorium Komputer
Sebagai pesantren salaf modern, Al Washilah membekali santri dengan keterampilan teknologi informasi melalui laboratorium komputer yang digunakan untuk menunjang kegiatan belajar, khususnya bagi siswa SMK Program Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ).
Perpustakaan Digital
Perpustakaan menjadi pusat literasi yang menyediakan berbagai referensi ilmu pengetahuan umum maupun keislaman. Kehadiran perpustakaan digital memudahkan santri mengakses bahan bacaan yang relevan dengan perkembangan zaman.
Masjid
Masjid merupakan pusat kegiatan ibadah sekaligus pusat pembinaan spiritual santri. Di sinilah dilaksanakan shalat berjamaah, dzikir, pengajian, kajian kitab kuning, pembacaan maulid, dan berbagai kegiatan keagamaan lainnya.
Asrama Putra dan Putri
Asrama menjadi tempat pembinaan karakter selama 24 jam. Santri belajar hidup mandiri, disiplin, menjaga kebersihan, saling menghormati, dan membangun kebersamaan dalam lingkungan Islami.
Lapangan Olahraga Multifungsi
Lapangan digunakan untuk berbagai kegiatan olahraga seperti futsal, bola voli, senam, upacara, dan aktivitas kebugaran lainnya. Kegiatan olahraga menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan jasmani santri.
Ruang Seni dan Kreativitas
Santri diberikan ruang untuk mengembangkan bakat seni melalui berbagai kegiatan seperti hadroh, marching band, tari saman, serta kegiatan kreatif lainnya yang mendukung pengembangan potensi diri.
Seluruh fasilitas tersebut terus dikembangkan agar mampu memberikan pengalaman belajar yang nyaman, aman, dan menyenangkan bagi seluruh santri.
Pengasuh Pondok Pesantren Al Washilah Jakarta
Keberhasilan sebuah pesantren sangat dipengaruhi oleh kualitas para pengasuh dan tenaga pendidiknya. Pondok Pesantren Al Washilah Jakarta dibimbing oleh para ulama, kiai, dan akademisi yang memiliki pengalaman dalam pendidikan Islam serta pembinaan generasi muda.
Pengasuh Pondok
- Prof. Dr. KH. Ahmad Sanusi, Lc., M.A.
- KH. Abdul Wahab Dasuki Adnan, S.E.
- KH. Ahmad Zaini, S.T.
- KH. Muhammad Sahidi Rahman, M.A.
- Gus Lukmanul Hakim, M.Sos.
Dengan bimbingan para pengasuh tersebut, santri memperoleh pendidikan yang menekankan keseimbangan antara ilmu, akhlak, ibadah, dan pengabdian kepada masyarakat.
Pengasuh Pondok Putri
Pembinaan santri putri dilakukan secara khusus oleh para pengasuh yang berpengalaman sehingga proses pendidikan berjalan sesuai kebutuhan perkembangan santri putri.
- Ustadzah Hj. Siti Ati Rohayati, S.Pd.I., M.Sos.
- Ning Siti Suaebah Aslamiyah, S.Pd., M.Sos.
Pendampingan yang intensif membantu santri putri tumbuh menjadi muslimah yang berilmu, berakhlakul karimah, mandiri, dan siap berkontribusi di tengah masyarakat.
Mengapa Orang Tua Mempercayakan Pendidikan Putra-Putrinya kepada Al Washilah?
Kepercayaan masyarakat kepada Pondok Pesantren Al Washilah terus meningkat karena pendidikan yang diberikan tidak hanya berfokus pada kecerdasan intelektual, tetapi juga pada pembentukan karakter Islami.
Beberapa alasan mengapa Al Washilah menjadi pilihan banyak keluarga antara lain:
- Memadukan pendidikan formal dan kepesantrenan.
- Pendidikan agama yang kuat berdasarkan tradisi pesantren.
Pembinaan akhlak dan karakter setiap hari. - Lingkungan yang aman, nyaman, dan religius.
- Guru dan ustadz yang berpengalaman.
Program unggulan yang mendukung pengembangan potensi santri. - Fasilitas belajar yang lengkap.
- Biaya pendidikan yang terjangkau.
- Prestasi lulusan yang membanggakan.
Lokasi strategis di Jakarta Barat.
Dengan berbagai keunggulan tersebut, Pondok Pesantren Al Washilah Jakarta terus berupaya menjadi lembaga pendidikan Islam yang mampu mencetak generasi muslim yang beriman, berilmu, berakhlakul karimah, mandiri, serta siap menghadapi tantangan zaman.
Karena bagi kami, pendidikan bukan hanya tentang mengajar, tetapi juga tentang membimbing, membina, dan mengantarkan setiap santri menuju masa depan yang lebih baik di dunia maupun di akhirat.
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
1. Di mana lokasi Pondok Pesantren Al Washilah Jakarta?
Pondok Pesantren Al Washilah beralamat di Jl. Kp. Baru No. 20, RT. 04/RW. 10, Kembangan Utara, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat 11610. Lokasinya strategis dan mudah dijangkau dari berbagai wilayah Jakarta, Tangerang, Bekasi, Depok, maupun Bogor.
2. Apakah Pondok Pesantren Al Washilah merupakan pesantren salaf modern?
Ya. Pondok Pesantren Al Washilah menggabungkan sistem pendidikan pesantren salaf dengan pendidikan formal modern. Santri mempelajari ilmu agama melalui Madrasah Diniyah dan pengajian kitab kuning, sekaligus mengikuti pendidikan formal sesuai kurikulum nasional.
3. Jenjang pendidikan apa saja yang tersedia?
Pondok Pesantren Al Washilah menyelenggarakan pendidikan:
- Raudhatul Athfal (RA)
- Madrasah Tsanawiyah (MTs)
- Sekolah Menengah Pertama (SMP)
- Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)
- Madrasah Diniyah (MD)
4. Apa saja program keahlian di SMK?
SMK Al Washilah memiliki dua program keahlian:
- Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ)
- Otomatisasi dan Tata Kelola Perkantoran (OTKP)
Kedua program dirancang untuk membekali santri dengan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja maupun pendidikan tinggi.
5. Berapa biaya masuk Pondok Pesantren Al Washilah?
Biaya awal pendaftaran Rp2.500.000 (Gel 2) dan sudah termasuk:
- Jas almamater
- Baju dan celana olahraga
- Batik sekolah
- Batik Madrasah Diniyah
- Bet sekolah
- Sewa lemari selama tiga tahun
6. Berapa biaya syahriyah setiap bulan?
Biaya syahriyah sebesar Rp1.000.000 per bulan.
Biaya tersebut sudah mencakup:
- Makan tiga kali sehari
- Pendidikan formal
- Pendidikan keagamaan
- Asrama
- Pembinaan karakter
- Pembinaan akhlak
7. Apakah tersedia asrama putra dan putri?
Ya. Pondok Pesantren Al Washilah menyediakan asrama putra dan putri yang terpisah, nyaman, aman, dan berada dalam pengawasan para pengasuh serta pembimbing.
8. Apa saja program unggulan Pondok Pesantren Al Washilah?
Program unggulan meliputi:
- Muhadhoroh (Public Speaking)
- Pengajian Kitab Kuning
- Madrasah Diniyah
- Maulid Barzanji dan Hadiyyuan
- Pembiasaan Ibadah Harian
- Pembinaan Akhlak
- Pengembangan Kepemimpinan Santri
9. Apakah tersedia kegiatan ekstrakurikuler?
Ya. Santri dapat mengikuti berbagai kegiatan ekstrakurikuler seperti:
- Taekwondo
- Hadroh
- PMR
- Paskibra
- Tari Saman
- Marching Band
- Futsal
- Bola Voli
Seluruh kegiatan dilaksanakan secara rutin setiap hari Sabtu.
10. Bagaimana sistem pembinaan santri?
Santri mendapatkan pembinaan selama 24 jam melalui kegiatan ibadah, belajar formal, Madrasah Diniyah, pengajian kitab kuning, ekstrakurikuler, pembinaan karakter, dan kehidupan berasrama yang mendukung terbentuknya pribadi yang disiplin dan mandiri.
11. Apakah Pondok Pesantren Al Washilah cocok untuk anak yang belum pernah mondok?
Tentu. Santri baru akan mendapatkan pendampingan dari pengasuh, wali asrama, dan para ustadz sehingga proses adaptasi berlangsung lebih mudah dan nyaman.
12. Bagaimana prestasi lulusan Pondok Pesantren Al Washilah?
Alhamdulillah, 77% lulusan Angkatan 2025 berhasil diterima di Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Selain itu, banyak lulusan yang aktif berkontribusi di masyarakat sebagai pendidik, dai, wirausahawan, maupun profesional di berbagai bidang.
13. Siapa pengasuh Pondok Pesantren Al Washilah?
Pengasuh Pondok:
- Prof. Dr. KH. Ahmad Sanusi, Lc., M.A.
- KH. Abdul Wahab Dasuki Adnan, S.E.
- KH. Ahmad Zaini, S.T.
- KH. Muhammad Sahidi Rahman, M.A.
- Gus Lukmanul Hakim, M.Sos.
Pengasuh Pondok Putri:
- Ustadzah Hj. Siti Ati Rohayati, S.Pd.I., M.Sos.
- Ning Siti Suaebah Aslamiyah, S.Pd., M.Sos.
14. Bagaimana cara mendaftar sebagai santri baru?
Pendaftaran dapat dilakukan secara online melalui formulir pendaftaran di website resmi Pondok Pesantren Al Washilah atau dengan datang langsung ke sekretariat Penerimaan Santri Baru (PSB).
Admin : 08989156443 (Mis Tuty)
15. Mengapa harus memilih Pondok Pesantren Al Washilah Jakarta?
Karena Al Washilah memadukan pendidikan formal, pendidikan agama, pembinaan akhlak, keterampilan, dan karakter dalam satu lingkungan pesantren yang nyaman. Didukung oleh pengasuh yang berpengalaman, fasilitas yang lengkap, biaya yang terjangkau, serta prestasi lulusan yang membanggakan, Al Washilah menjadi pilihan tepat bagi orang tua yang menginginkan pendidikan Islam berkualitas untuk putra-putrinya.
Ayo Bergabung Bersama Pondok Pesantren Al Washilah Jakarta
Penerimaan Santri Baru (PSB) Tahun Ajaran 2026/2027 Gelombang 2 Masih Dibuka.
📍 Alamat:
Jl. Kp. Baru No. 20, RT. 04/RW. 10, Kembangan Utara, Kec. Kembangan, Jakarta Barat 11610.
🌐 Website: https://alwashilah.ponpes.id
📝 Pendaftaran Online: https://alwashilah.ponpes.id/form-pendaftaran/
📱 WhatsApp: 0898-9156-443
✉️ Email: ponpesalwashilah@gmail.com
“Mencetak Generasi Muslim Siap Pakai dan Dinamis, Ilmiah Amaliyah dan Amaliyah Ilmiah.”