Huruf-Huruf Pembuka Surah (Ḥurūf al-Muqaththaʿah)

Huruf-Huruf yang Terdapat di Awal Sejumlah Surah (Ḥurūf al-Muqaththaʿah)

Allah SWT mengawali sebagian surah Makkiyyah dan Madaniyyah dalam Al-Qur’an dengan beberapa huruf ejaan yang disebut ḥurūf al-muqaththaʿah atau huruf-huruf yang terpotong. Huruf-huruf ini memiliki susunan berbeda, mulai dari satu huruf hingga lima huruf, dan menjadi salah satu keistimewaan Al-Qur’an yang membedakannya dari bahasa Arab biasa.

Surah yang Dibuka dengan Satu Huruf

Tiga surah diawali dengan satu huruf:

  • Ṣād (ص) → Surah Ṣād
  • Qāf (ق) → Surah Qāf
  • Nūn (ن) → Surah Al-Qalam

Surah yang Dibuka dengan Dua Huruf

Sepuluh surah diawali dua huruf. Tujuh surah diawali Hā’ Mīm (حم) dan disebut al-ḥawāmiṡ:

  • Ghafir
  • Fussilat
  • Ash-Shūrā
  • Az-Zukhruf
  • Ad-Dukhān
  • Al-Fāṭiḥah
  • Al-Aḥqāf

Tiga surah lainnya:

  • Ṭāhā → Ṭāhā (طه)
  • Ṭāsīn → Ṭāsīn (طس)
  • Yāsīn → Yāsīn (يس)

Surah yang Dibuka dengan Tiga Huruf

Tiga belas surah diawali tiga huruf:

  • Alif Lām Mīm (الم): Al-Baqarah, Āl ʿImrān, Al-ʿAnkabūt, Ar-Rūm, Luqmān, As-Sajdah
  • Alif Lām Rā (الر): Yūnus, Hūd, Yūsuf, Ibrāhīm, Al-Ḥijr
  • Ṭā Sīn Mīm (طسم): Ash-Shuʿarāʾ, Al-Qaṣaṣ

Surah yang Dibuka dengan Empat dan Lima Huruf

  • Empat huruf: Al-Aʿrāf (المص), Ar-Raʿd (المر)
  • Lima huruf: Maryam (كهيعص)

Total Pembuka Surah

Total pembuka (fawātih) Al-Qur’an berjumlah 29 buah, terbagi dalam 13 bentuk huruf, menggunakan 14 huruf hijā’iyah (sekitar separuh alfabet Arab).

Pandangan Para Ahli Tafsir

Ahli tafsir berbeda pendapat mengenai maksud huruf-huruf pembuka ini:

  1. Rahasia Ilahi: Huruf-huruf ini adalah rahasia Allah. Termasuk kategori mutaqtaʿah yang wajib diimani tanpa menelaah alasan mendetail.
  2. Tanda Keajaiban Bahasa: Huruf-huruf ini menjadi tantangan bagi orang Arab. Al-Qur’an tersusun dari huruf yang sama dengan huruf sehari-hari mereka, namun mereka tidak mampu menandingi Al-Qur’an. Huruf pembuka menjadi bukti bahwa Al-Qur’an adalah kalam Allah, bukan ciptaan manusia.

Sejarah mencatat bahwa orang Arab tetap menolak Al-Qur’an, menuduh Nabi Muhammad SAW sebagai “tukang sihir” atau “penyair”, dan menyebut Al-Qur’an sebagai “dongeng orang terdahulu”. Hal ini menunjukkan bahwa huruf-huruf pembuka juga menjadi ujian bagi hati manusia.

Kesimpulan

Huruf-huruf pembuka surah adalah keistimewaan Al-Qur’an yang menegaskan kebesaran Allah SWT. Baik sebagai rahasia ilahi maupun sebagai bukti keajaiban bahasa, huruf-huruf ini mengingatkan manusia bahwa Al-Qur’an adalah mukjizat yang luar biasa dan wajib diyakini.

Editor: Abi Muqoddas Arya Malik, disarikan dari Tafsir Al-Munir: Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili