Dari Ashar hingga Isya, Santri Al Washilah Jakarta Intensif Belajar Al-Qur’an dan Ilmu Diniyah

Jakarta — Kegiatan belajar mengajar di Madrasah Diniyah Pondok Pesantren Al Washilah Jakarta pada Kamis (23/4/2026) berlangsung dalam suasana kondusif, religius, tertib, dan penuh semangat. Aktivitas dimulai sejak pukul 16.30 WIB usai salat Ashar berjamaah, dan berlanjut hingga malam hari setelah salat Isya.

Sebelum pembelajaran dimulai, seluruh santri bersama para ustadz dan ustadzah mengawali kegiatan dengan pembacaan doa dan tawasul. Momentum ini dimaksudkan untuk memohon keberkahan serta kemudahan dalam memahami ilmu yang akan dipelajari.

Pada sesi awal, santri mengikuti pembelajaran Al-Qur’an dan tajwid menggunakan metode sorogan dan talaqqi. Dalam metode ini, santri membaca ayat secara langsung di hadapan pengajar untuk kemudian dikoreksi, khususnya terkait makhraj dan hukum bacaan. Kegiatan dilanjutkan dengan pelajaran fiqih yang membahas praktik ibadah sehari-hari, seperti tata cara bersuci dan salat, dengan penjelasan aplikatif agar mudah diamalkan.

Memasuki sesi berikutnya, materi akidah akhlak disampaikan dengan penekanan pada nilai-nilai keimanan serta adab terhadap guru, orang tua, dan sesama. Metode ceramah interaktif yang dipadukan dengan sesi tanya jawab membuat suasana kelas tetap dinamis dan partisipatif.

Selain itu, santri juga mendapatkan pelajaran dasar bahasa Arab yang meliputi pengenalan kosakata (mufrodat), latihan membaca, serta percakapan sederhana. Pembelajaran dilakukan melalui pengulangan bersama, latihan individu, hingga praktik langsung untuk memperkuat pemahaman.

Selama proses belajar berlangsung, interaksi antara pengajar dan santri terlihat aktif. Santri diberi ruang untuk bertanya, menjawab, serta berdiskusi dalam kelompok kecil guna meningkatkan pemahaman sekaligus melatih keberanian dan kemampuan berpikir kritis.

Tidak hanya berfokus pada aspek akademik, para pengajar juga menanamkan nilai-nilai karakter seperti kedisiplinan, tanggung jawab, dan adab dalam keseharian. Hal ini tercermin dari ketertiban santri dalam mengikuti kegiatan, menyelesaikan tugas, serta menjaga sikap selama berada di lingkungan pesantren.

Menjelang penutupan, sekitar pukul 20.30 WIB, dilakukan evaluasi singkat melalui tanya jawab dan pengulangan materi sebagai bentuk penguatan pemahaman santri. Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama.

Melalui kegiatan yang berlangsung secara rutin dan terarah ini, Madrasah Diniyah Pondok Pesantren Al Washilah Jakarta terus berupaya mencetak generasi yang tidak hanya berilmu, tetapi juga berakhlak mulia, disiplin, serta mampu mengamalkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari secara istiqamah.